Merambah ke ranah tak bertuan.
Menemukan sekeping hati yang terluka.
Aku memungut dan membawanya pulang.
Merawat dan menyayanginya dengan semua yang aku miliki.
Kini si empunya datang, memintaku memberikan apa yang menjadi miliknya.
Dan aku enggan mengembalikan karena ada jiwaku di situ.
Pemilik hati yang tak tahu malu itu terus memaksa dan bahkan melukaiku.
Hingga terpaksa aku menebas lehernya dengan katana ku.
Dan kini, kau dan aku menjadi tak terpisahkan, selamanya...
Puisi Oleh : Diana Fitri Erwin
Menemukan sekeping hati yang terluka.
Aku memungut dan membawanya pulang.
Merawat dan menyayanginya dengan semua yang aku miliki.
Kini si empunya datang, memintaku memberikan apa yang menjadi miliknya.
Dan aku enggan mengembalikan karena ada jiwaku di situ.
Pemilik hati yang tak tahu malu itu terus memaksa dan bahkan melukaiku.
Hingga terpaksa aku menebas lehernya dengan katana ku.
Dan kini, kau dan aku menjadi tak terpisahkan, selamanya...
Puisi Oleh : Diana Fitri Erwin
![]() |
| Puisi Perpisahan |
Tag :
puisi

0 Komentar untuk "Puisi Perpisahan"